Jakarta, 30 Desember 2025 — Kehadiran Terminal Kijing di Mempawah yang dikelola PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP NonpeDkemas) Cabang PonDanak menjadi urat nadi ekonomi Kalimantan Barat. Sejak dikelola PTP NonpeDkemas sejak 1 Agustus 2022, Terminal Kijing kini menjadi tulang punggung pelayanan kargo nonpeDkemas di Kalimantan Barat, dengan kontribusi signifikan terhadap efisiensi logisDk dan kelancaran arus barang nasional.
Terminal Kijing menjadi salah satu simpul logisDk internasional yang strategis karena berbatasan langsung dengan jalur perdagangan utama Selat Malaka, sehingga memainkan peran penDng dalam memperkuat konekDvitas dan mendorong ekspor-impor, khususnya Kalimantan Barat, Terminal Kijing mampu melayani hingga 15 kapal sekaligus, termasuk kapal-kapal besar hingga 100.000 DWT karena draQ hingga -15 meter dan panjang dermaga yang mencapai lebih dari 1.900 meter.
Kalimantan Barat dikenal sebagai salah satu produsen utama minyak kelapa sawit nasional, berada di peringkat Dga besar provinsi penghasil CPO. Tak kurang dari 84 perkebunan kelapa sawit, 132 perusahaan industri CPO, dan 42 terminal khusus mendukung ekosistem komoditas ini di wilayah tersebut, sehingga Terminal Kijing menjadi urat nadi ekonomi Kalimantan Barat.
Terminal Kijing menjadi pintu gerbang ekspor utama untuk produk turunan kelapa sawit, didukung oleh sarana bongkar muat modern seperD harbour mobile crane, excavator, wheelloader, mobile conveyor, flexible hose, dan portable filling staDon. Sejumlah komoditas lain seperD batubara, pupuk, palm kernel, bauksit, dan kargo berat juga menjadi bagian dari layanan terminal ini. Dengan infrastruktur modern dan fasilitas bongkar muat yang mumpuni, Terminal Kijing kini memainkan peran penDng dalam mendukung arus barang, khususnya untuk proyek proyek infrastruktur di wilayah barat Indonesia. Tak hanya mendorong ekspor, Kijing juga menjadi bagian penDng dalam menjaga ketahanan rantai pasok nasional.
“Sebagai pelabuhan internasional baru di Kalimantan Barat, Terminal Kijing diposisikan menjadi motor penggerak ekspor-impor kawasan sekaligus katalisator pertumbuhan ekonomi nasional. Ke depan, pelabuhan ini disiapkan untuk mendukung program hilirisasi yang tengah digencarkan pemerintah serta melayani berbagai macam kargo, baik nonpeDkemas maupun peDkemas guna memperkuat rantai pasok, khususnya di wilayah barat Indonesia,” kata Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha PTP NonpeDkemas, Dwi Rahmad Toto S.
Kinerja Terminal Kijing Kinerja Terminal Kijing terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Throughput melonjak dari 1,95 juta ton pada 2023 menjadi 2,75 juta ton pada 2024, dengan proyeksi menembus 4 juta ton pada 2025.
“Hingga November 2025, total throughput mencapai 3,59 juta ton, didominasi curah kering sebesar 2,03 juta ton. Beberapa komoditas yang ditangani merupakan barang milik Mining Industry Indonesia (MIND ID) Group, khususnya PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), dalam mendukung pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN). Kami melihat pertumbuhan volume kargo di Terminal Kijing sebagai sinyal posiDf dari meningkatnya kepercayaan pengguna jasa”. ujar Toto.
Adapun komoditas tersebut melipuD bauksit, batu bara, dan aluminium hidroksida sebagai muatan curah kering; causDc soda liquid sebagai muatan curah cair; serta aluminium hidroksida yang ditangani sebagai general cargo.
PTP hingga November 2025, kinerja pengoperasian PTP NonpeDkemas Cabang PonDanak Terminal Kijing untuk komoditas curah kering mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 342% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Rata-rata throughput mencapai 3.620 ton per ship per day (T/S/D), melonjak tajam dari 879 T/S/D pada periode sampai dengan November 2024.
“Dari sisi operasional, kami terus berupaya menjaga kelancaran layanan dengan mengopDmalkan proses bongkar muat, penataan alur logisDk, dan pengelolaan waktu sandar kapal secara efisien,” tambah Branch Manager PTP cabang PonDanak Suwanda, yang mengelola Terminal Kijing.
PTP NonpeDkemas Cabang PonDanak beroperasi di Kalimantan Barat dengan mengelola empat area terminal nonpeDkemas, yaitu Kawasan Dwikora, Pelabuhan PerinDs Sintete, Ketapang, dan Kawasan Kijing. Pelabuhan ini menangani berbagai komoditas general cargo seperD karet, bungkil, dan Plywood.
Terminal Kijing sendiri melayani aneka kargo nonpeDkemas, antara lain CPO dan turunannya, batubara, pupuk, palm kernel, karung beras, serta produk perkayuan. Didukung oleh Kalimantan Barat sebagai salah satu sentra produksi CPO nasional, wilayah ini memiliki hinterland yang kuat bagi pertumbuhan volume kargo.
Realokasi aset dari pelabuhan lain dalam jaringan SPMT bukan hanya menjadi langkah strategis pemanfaatan aset idle, tetapi juga mencerminkan sinergi antar unit dalam menciptakan keunggulan operasional yang berdampak nyata pada kinerja dan pelayanan pengguna jasa.
Implementasi TJSL Kijing Sebagai wujud komitmen memperkuat nilai keberlanjutan, PTP NonpeDkemas menghadirkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada pemberdayaan UMKM, pengembangan pendidikan, dan dukungan sosial di sekitar Terminal Kijing. Seluruh inisiaDf ini dirancang bukan hanya sebagai bentuk kepedulian, tetapi juga untuk menciptakan nilai bersama (creaDng shared value/CSV) bagi masyarakat dan perusahaan.
Dua program utama yang dijalankan melipuD PTP EduPort: Magang Berkarya & Inovasi Bersama, yang melibatkan mahasiswa dari Universitas Tanjungpura dan Universitas Muhammadiyah PonDanak dalam pembelajaran operasional dan pengembangan gagasan inovasi; serta Program PelaDhan dan SerDfikasi Pekerja Harian, yang meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal melalui serDfikasi BNSP di bidang curah cair, curah kering, dan general cargo.
“Penguatan kapasitas SDM melalui inovasi dan serDfikasi menjadi fondasi penDng bagi keselamatan, efisiensi, dan keberlanjutan operasional perusahaan serta kepedulian bagi masyarakat”, tambah Sekretaris Perusahaan Fiona Sari Utami.
Melalui inisiaDf ini, PTP NonpeDkemas berharap model kolaborasi berbasis CSV tersebut dapat diperluas ke berbagai cabang, sehingga memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus memperkuat kinerja perusahaan.
Publikasi Media
| No. | Tanggal Tayang | Media | Tipe Media | Tautan Berita |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 30/12/2025 | Bisnis News | Media Online | Buka Berita |
| 2 | 30/12/2025 | Ocean Week | Media Online | Buka Berita |
| 3 | 30/12/2025 | Jatim Now | Media Online | Buka Berita |
| 4 | 30/12/2025 | Hi Pontianak | Media Online | Buka Berita |
| 5 | 30/12/2025 | Warta Trans | Media Online | Buka Berita |
| 6 | 30/12/2025 | Media Bisnis Nasional | Media Online | Buka Berita |
| 7 | 30/12/2025 | Indonesia Shipping Line | Media Online | Buka Berita |
| 8 | 30/12/2025 | News Metropol | Media Online | Buka Berita |
| 9 | 30/12/2025 | Mimbar Maritim | Media Online | Buka Berita |
| 10 | 30/12/2025 | Indonesia Shipping Gazette | Media Online | Buka Berita |
| 11 | 30/12/2025 | Pontianak Info Media | Media Online | Buka Berita |
| 12 | 30/12/2025 | Maritim Indonesia | Media Online | Buka Berita |
| 13 | 01/01/2026 | Sukoharjo News | Media Online | Buka Berita |
| 14 | 30/12/2025 | Warta Pontianak | Media Online | Buka Berita |
| 15 | 30/12/2025 | Kabar BUMN | Media Online | Buka Berita |
| 16 | 30/12/2025 | Harian Fajar | Media Online | Buka Berita |
| 17 | 30/12/2025 | Koran Jakarta | Media Online | Buka Berita |
| 18 | 30/12/2025 | Suara Merdeka | Media Online | Buka Berita |