PTP Nonpetikemas Cabang Cirebon Tunjukkan Kinerja Positif, Perkuat Peran Dalam Rantai Logistik

Cirebon, Juli 2026 — PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Cirebon terus  mencatatkan kinerja operasional yang positif dalam mendukung kelancaran arus logistik di wilayah  Jawa Barat dan sekitarnya. Sebagai salah satu pelabuhan strategis di pesisir utara Pulau Jawa, cabang  ini memiliki peran penting dalam mendukung distribusi barang untuk sektor industri, konstruksi, dan  energi. 

Dengan lokasi yang strategis serta konektivitas yang terintegrasi dengan jalur distribusi darat, Cabang  Cirebon menjadi simpul penting dalam rantai pasok nasional. Keberadaan pelabuhan ini turut  mendorong efisiensi logistik sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah hinterland. 

“Kami terus berkomitmen meningkatkan kinerja operasional dan kualitas layanan guna memenuhi  kebutuhan pelanggan serta mendukung kelancaran logistik,” ujar Hari Priyatna Branch Manager PTP  Nonpetikemas Cabang Cirebon. 

Dari sisi operasional, Cabang Cirebon melayani berbagai jenis komoditas, antara lain curah kering  seperti batubara, pasir, clinker, semen, dan gypsum; curah cair seperti CPO, biosolar, dan aspal; serta  project cargo, dan pipa. Didukung oleh fasilitas pelabuhan yang memadai, mulai dari dermaga,  lapangan penumpukan, gudang, hingga peralatan bongkar muat, operasional pelabuhan dapat  berjalan secara efektif dan efisien. 

Kinerja Cabang Cirebon 

PTP Nonpetikemas Cabang Cirebon mencatat realisasi throughput sebesar 1,744 juta ton hingga Mei  2026. Capaian tersebut tumbuh 23,02% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar  1,418 juta ton, dan apabila dibandingkan dengan RKAP tahun 2026 sebesar 1,625 juta ton tercapai  sebesar 7,37%, didukung oleh pertumbuhan pada sejumlah komoditas yang menjadi penopang  aktivitas operasional di wilayah Cirebon. 

Kinerja menonjol ditunjukkan oleh kemasan curah kering yang membukukan realisasi sebesar 1,606  juta ton atau meningkat 23,37% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 1,302  juta ton. Selain mencatat pertumbuhan yang kuat, segmen ini juga melampaui RKAP dengan capaian  sebesar 10,34%, mencerminkan tingginya aktivitas layanan pada komoditas tersebut. 

Pertumbuhan positif juga tercatat pada kemasan curah cair dengan realisasi sebesar 79,1 ribu ton,  meningkat 14,55% dibandingkan capaian hingga Mei 2025 sebesar 69,07 ribu ton.  

Komoditas batubara tetap menjadi kontributor terbesar terhadap total throughput Cabang Cirebon,  dengan realisasi mencapai 1,321 juta ton hingga Mei 2026, serta menjadi komoditas utama yang  mendorong aktivitas distribusi dan logistik di wilayah operasional.