PTP Nonpetikemas Bagikan Strategi Esg Dan Dei Serta Komunikasi Yang Berdampak  Pada Ideas Conference 2026 

Jakarta, 10 Juli 2026 – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas), bagian dari Pelindo Group,  berpartisipasi sebagai pembicara dalam Conference Indonesia DEI & ESG Awards (IDEAS) 2026 yang  diselenggarakan oleh PR Indonesia di Jakarta, Kamis (9/7). Mengusung tema “Dari Nilai ke Dampak:  Komunikasi DEI dan ESG untuk Indonesia yang Berkelanjutan”, konferensi ini menghadirkan para  praktisi, akademisi, dan pemimpin industri untuk berbagi praktik terbaik dalam implementasi Diversity,  Equity & Inclusion (DEI) serta Environmental, Social, and Governance (ESG) di Indonesia.  

Dalam forum tersebut, Senior Manager Corporate Secretary PTP Nonpetikemas, Fiona Sari Utami,  tampil sebagai narasumber bersama Gary Ng (Founder & Director Infinity Continuity), Dr. Indra  Ardiyanto (Dosen dan Praktisi Komunikasi Korporat dan Keberlanjutan), Marthella Sirait (CEO  KONEKIN), serta Mona Monika (Head of Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia). Fiona  membawakan materi bertajuk “Keberagaman, Keberpihakan, dan Tumbuh dalam ESG & DEI sebagai  Strategi Bisnis Berbasis Ekosistem Pelabuhan”, yang menekankan bahwa ESG dan DEI merupakan  bagian dari strategi bisnis dalam membangun ekosistem kepelabuhanan yang berkelanjutan.  

“Pelabuhan yang kami kelola bukan hanya tempat berlangsungnya aktivitas bongkar muat, tetapi  sebuah ekosistem yang menghubungkan rantai pasok nasional, dunia usaha, pemerintah, masyarakat,  dan lingkungan. Oleh karena itu, ESG dipandang sebagai upaya merawat ekosistem tersebut,  sementara DEI menjadi kemampuan organisasi dalam merespons keberagaman dan kompleksitas para  pemangku kepentingan,” ujar Fiona dalam paparannya. 

Sebagai bagian dari implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG), PTP Nonpetikemas  terus menjalankan berbagai inisiatif green port, antara lain pemasangan lampu LED untuk efisiensi  energi, pemanfaatan Overhead Crane (OHC), elektrifikasi Grab Loading Crane (GLC), pengoperasian  Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), serta penerapan Port Waste Management System serta hingga  penanaman 11.000 bibit mangrove dan program lainnya. Pada aspek sosial, perusahaan secara  konsisten melaksanakan program TJSL seperti pemberdayaan masyarakat pesisir, bantuan  kebencanaan dan donor darah serta program lainnya. Sementara pada aspek tata kelola, perusahaan  memperkuat prinsip Good Corporate Governance melalui transparansi, akuntabilitas, dan  implementasi Whistleblowing System (WBS) satu pintu Pelindo Grup yang terhubung dengan sistem  KPK. Selain itu dalam menjaga governance PTP Nonpetikemas dan Pelindo Grup juga secara berkala  melakukan sosialisasi GCG dan pencegahan fraud kepada internal dan stakeholder.  

PTP Nonpetikemas juga memandang Diversity, Equity & Inclusion (DEI) sebagai fondasi dalam  membangun budaya kerja yang adaptif dan inovatif. Komitmen tersebut diwujudkan melalui  kesempatan yang setara bagi seluruh insan perusahaan, peningkatan keterwakilan perempuan dalam  kepemimpinan, kebijakan rekrutmen tanpa diskriminasi, serta pemberdayaan berbagai kelompok  masyarakat melalui program-program TJSL.  

Fiona menambahkan bahwa komunikasi memiliki peran strategis dalam memastikan implementasi  ESG dan DEI dapat dipahami serta dirasakan manfaatnya oleh seluruh pemangku kepentingan. Karena  itu, PTP Nonpetikemas membangun komunikasi yang terbuka melalui media relations, port visit,  publikasi perusahaan, media sosial, serta kolaborasi dengan pelanggan, pemerintah, akademisi, 

komunitas, dan media massa. Pendekatan tersebut dilakukan untuk membangun kepercayaan  sekaligus meningkatkan pemahaman publik mengenai peran pelabuhan sebagai penggerak  perekonomian nasional.  

Lebih lanjut, PTP Nonpetikemas meyakini bahwa setiap insan perusahaan merupakan bagian dari  komunikasi korporasi. Seluruh karyawan didorong menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai  ESG dan DEI dalam setiap aktivitas operasional maupun interaksi dengan para pemangku kepentingan.  Melalui komunikasi yang konsisten dan kolaboratif, perusahaan berharap dapat memperkuat reputasi  sekaligus menciptakan ekosistem kepelabuhanan yang semakin inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.  

Keikutsertaan PTP Nonpetikemas dalam Conference IDEAS 2026 menjadi wujud komitmen perusahaan  untuk terus berbagi praktik baik, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mendorong implementasi  ESG dan DEI sebagai bagian dari transformasi perusahaan menuju bisnis kepelabuhanan yang  berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta perekonomian Indonesia.