PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam Kuatkan Sektor Pertambangan dan Agroindustri di  Kepulauan Bangka 

Pangkalpinang, 29 Juni 2026 – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Pangkal Balam  terus memperkuat perannya dalam mendukung kelancaran rantai pasok industri Crude Palm Oil (CPO)  melalui layanan bongkar muat yang andal dan terintegrasi di wilayah Kepulauan Bangka Belitung. 

Tingginya aktivitas bongkar muat curah cair di Pelabuhan Pangkal Balam didominasi oleh CPO yang  berasal dari perkebunan kelapa sawit di Pulau Bangka sebagai hinterland utama. Berdasarkan data  tahun 2025, luas perkebunan sawit di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencapai 355.065 hektare  dengan potensi produksi sekitar 4 ton per hektare. Selain CPO, turunan sawit seperti cangkang dan  kernel juga menjadi potensi yang terus dikembangkan dalam layanan bongkar muat. 

PTP Nonpetikemas Cabang Pangkalbalam mencatat kinerja throughput yang tetap bertumbuh hingga  April 2026 dengan realisasi arus barang mencapai 552,4 ribu ton/m3. Capaian tersebut meningkat  sebesar 5,64% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 522,9 ribu ton/m3.  Capaian tersebut mencerminkan konsistensi performa operasional serta pertumbuhan layanan di  berbagai segmen yang dilayani. 

Segmen curah cair menjadi salah satu kontributor utama dengan realisasi sebesar 197,7 ribu ton dan  berhasil melampaui target sebesar 3,07%. Kemasan bag cargo turut mencatat pertumbuhan sebesar  4,59% dengan realisasi mencapai 105,7 ribu ton dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya  sebesar 101,1 ribu ton. 

Pertumbuhan tertinggi dicatat pada kemasan general cargo dengan realisasi sebesar 20,8 ribu ton atau  meningkat 18,87% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 17,5 ribu ton, sekaligus  melampaui target sebesar 2,01%. Kinerja positif juga ditunjukkan oleh kemasan curah kering yang  mencapai 112,2 ribu ton atau tumbuh 11,84% dibandingkan capaian April 2025 sebesar 100,3 ribu ton. 

Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam, Alamsyah, menyampaikan bahwa  optimalisasi layanan curah cair, khususnya CPO, terus menjadi fokus utama perusahaan seiring  besarnya potensi komoditas sawit di wilayah Bangka Belitung. Ia menambahkan bahwa berbagai  inovasi operasional dilakukan untuk memastikan proses bongkar muat berjalan lebih efisien, aman,  dan berkelanjutan. 

“Kami terus melakukan penguatan layanan, khususnya pada penanganan CPO dan turunannya, melalui  inovasi operasional yang mampu meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga aspek keselamatan dan  lingkungan,” ujar Alamsyah. 

Kinerja operasional tersebut didukung oleh berbagai inovasi, salah satunya penerapan sistem portable  drop tank yang dilengkapi pompa submersible untuk penanganan CPO. Inovasi ini mampu  meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan serta meningkatkan kapasitas pompa secara  optimal.

Selain itu, penerapan sistem truck losing memungkinkan pelayanan hingga empat truk secara  bersamaan. Dari sisi keselamatan dan lingkungan, PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam juga telah  dilengkapi dengan sistem penanganan tumpahan minyak (oil spill response) berupa oil boom, bahan  pengurai, serta kapal penunjang. 

Ke depan, PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam tengah menyiapkan inovasi tambahan berupa  tudung drop tank agar kegiatan pemuatan tetap dapat berlangsung saat hujan. Dengan rata-rata curah  hujan mencapai 12 hari per bulan, inovasi ini diproyeksikan dapat meningkatkan kapasitas pemuatan  hingga 5.280 ton per bulan. 

Selain CPO, pengembangan layanan juga dilakukan pada komoditas turunan sawit. Sejak pertengahan  2025, PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam telah melayani pemuatan cangkang sawit, yang turut  berkontribusi terhadap pertumbuhan kinerja curah kering di pelabuhan. 

Sebagai bagian dari PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam  didukung fasilitas lengkap dengan panjang dermaga mencapai 649 meter serta berbagai peralatan  bongkar muat dan area penumpukan yang memadai. 

PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam melayani komoditas dari sektor pertanian, perkebunan, dan  pertambangan yang menjadi penggerak utama perekonomian daerah. Hal ini sejalan dengan posisi  sektor pertanian sebagai salah satu prioritas pembangunan di wilayah Bangka Belitung. PTP  Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam beroperasi di Pangkal Balam dan Belinyu. 

Pelabuhan Pangkal Balam mengoperasikan terminal multipurpose yang meliputi Dermaga Beton,  Dermaga Sheet Pile 1, Dermaga Sheet Pile 2, Dermaga Perahu Layar, Dermaga Ketapang I, serta fasilitas  trestle yang mendukung aktivitas bongkar muat berbagai komoditas. Pelabuhan ini melayani berbagai  jenis komoditas seperti pupuk, semen, bahan bangunan, karet, bungkil, cangkang, dan petikemas. 

Melalui dukungan fasilitas, inovasi, dan pengembangan layanan tersebut, PTP Nonpetikemas Cabang  Pangkal Balam terus memperkuat perannya sebagai simpul logistik strategis dalam mendukung rantai  pasok industri sawit, sektor pertambangan, dan agroindustri di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.