PTP Nonpetikemas Pastikan Pelayanan Arus Barang Tetap Lancar dan 24/7 Selama Lebaran

Jakarta, 14 Maret 2026 – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memastikan seluruh  layanan operasional pelabuhan tetap berjalan optimal selama periode Ramadhan hingga Lebaran 1447  Hijriah. Komitmen ini dilakukan sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga kelancaran arus  barang serta mendukung kesinambungan rantai logistik nasional. 

Sebagai bagian dari Pelindo Group, PTP Nonpetikemas memiliki peran strategis dalam mendukung  distribusi logistik nasional, khususnya dalam layanan bongkar muat kargo curah cair, curah kering, dan  general cargo di berbagai wilayah operasional perusahaan. 

Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha sekaligus Pelaksana Tugas Direktur Operasi PTP  Nonpetikemas, Dwi Rahmad Toto S., menegaskan bahwa seluruh aktivitas kepelabuhanan tetap  berjalan normal 24/7 selama periode Ramadhan hingga Lebaran. 

“Kami memastikan seluruh aktivitas kepelabuhanan di wilayah kerja PTP Nonpetikemas tetap berjalan  optimal 24/7 selama periode Ramadhan hingga Lebaran. Operasional bongkar muat kapal tetap  berlangsung untuk menjaga kelancaran arus barang serta memastikan distribusi logistik nasional tetap  terjaga,” ujar Toto. 

Untuk mendukung kelancaran operasional, PTP Nonpetikemas telah menyiapkan sumber daya  manusia, peralatan operasional, serta sistem pendukung layanan di seluruh cabang yang beroperasi di 11 pelabuhan di Indonesia. Seluruh kegiatan operasional pelabuhan didukung dengan sistem kerja 24  jam setiap hari guna memastikan kegiatan bongkar muat, receiving, dan delivery berjalan aman, lancar,  serta sesuai standar pelayanan yang berlaku. 

Pada periode Lebaran, aktivitas distribusi logistik diperkirakan mengalami peningkatan, terutama  menjelang masa pengaturan lalu lintas angkutan barang serta setelah berakhirnya arus balik Lebaran.  Dalam hal ini, PTP Nonpetikemas juga memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku  kepentingan, termasuk otoritas pelabuhan, aparat keamanan, serta mitra kerja guna mengantisipasi  potensi peningkatan aktivitas operasional di lapangan. 

PTP Nonpetikemas Cabang Banten dan Cabang Panjang juga turut berperan dalam mendukung  kelancaran arus mudik dan distribusi logistik selama periode Lebaran. Di Cabang Banten yang  beroperasi di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, fasilitas pelabuhan kembali dioperasikan sebagai jalur  alternatif penyeberangan sepeda motor dan truk logistik menuju Sumatra sejak 11 Maret 2026.  Dukungan infrastruktur berupa tiga dermaga kapal Ro-Ro serta area penyangga kendaraan disiapkan  untuk membantu mengurai kepadatan di Pelabuhan Merak sekaligus memastikan mobilitas kendaraan  dan distribusi logistik tetap berjalan lancar. 

Sementara itu, PTP Nonpetikemas Cabang Panjang di Lampung juga berperan sebagai simpul penting  dalam mendukung kelancaran arus logistik menuju wilayah Sumatra. Pelabuhan Panjang disiapkan  sebagai jalur alternatif penerimaan pemudik sepeda motor dari Jakarta serta tetap menjalankan fungsi  utamanya dalam melayani distribusi berbagai komoditas strategis. Dengan dukungan dermaga,  lapangan penumpukan, serta fasilitas operasional yang beroperasi 24 jam, cabang ini turut memastikan kelancaran arus barang sekaligus mendukung mobilitas masyarakat selama periode mudik  Lebaran. 

Merujuk pada Keputusan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Nomor  AJ.201/2/5/DJPD/2026, pembatasan operasional angkutan barang akan diberlakukan pada 13–29  Maret 2026. Kebijakan tersebut bertujuan untuk memberikan prioritas pada distribusi logistik penting  seperti bahan bakar minyak atau gas, hewan ternak, pupuk, bantuan korban bencana alam, serta  bahan pokok lainnya. 

Senior Manager Sekretaris Perusahaan PTP Nonpetikemas, Fiona Sari Utami, menambahkan bahwa  perusahaan juga menempatkan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta kepatuhan  terhadap prosedur operasional sebagai prioritas utama dalam setiap kegiatan pelayanan. 

“Kelancaran operasional pelabuhan tidak dapat dicapai tanpa koordinasi yang kuat dengan seluruh  pemangku kepentingan. Karena itu, kami terus memperkuat sinergi dengan berbagai stakeholder agar  pengaturan lalu lintas dan aktivitas kepelabuhanan dapat berjalan optimal selama periode Lebaran,”  ujar Fiona. 

Melalui berbagai langkah tersebut, PTP Nonpetikemas berharap dapat terus memberikan layanan  terbaik serta menjadi mitra terpercaya bagi para pengguna jasa dalam mendukung kelancaran  distribusi logistik nasional. 

PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) merupakan operator terminal nonpetikemas di  Indonesia yang berpengalaman dalam menangani kegiatan bongkar muat kargo curah cair, curah  kering, general cargo dan lain-lain. PTP Nonpetikemas telah beroperasi di 11 cabang pelabuhan yang  tersebar di berbagai wilayah strategis Indonesia yaitu Pelabuhan Tanjung Priok, Banten, Cirebon,  Panjang, Bengkulu, Palembang, Jambi, Teluk Bayur, Tanjung Pandan, Pangkal Balam, serta Pontianak.