Bengkulu, 26 Februari 2026 — Dalam momentum Ramadan 1447 Hijriah, PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Bengkulu menggelar rangkaian kegiatan yang mencakup partisipasi dalam BOD Direction & Buka Puasa Bersama, berbagi makanan berbuka puasa di lingkungan Pelabuhan Pulau Baai, serta penyaluran santunan kepada anak yatim dan piatu.
Kegiatan BOD Direction & Buka Puasa Bersama dilaksanakan secara hybrid, terpusat di Gedung Pelindo Tower Lantai 16, Jakarta Utara, dan diikuti seluruh cabang secara daring. Agenda ini menjadi sarana penyampaian arahan strategis Direksi kepada seluruh insan perusahaan, meliputi evaluasi kinerja, proyeksi bisnis, serta penegasan target transformasi 2026, khususnya dalam peningkatan produktivitas, keselamatan kerja, kualitas layanan operasional, dan penguatan tata kelola perusahaan.
Pada kesempatan tersebut, PTP Nonpetikemas Cabang Bengkulu turut menyalurkan santunan kepada anak yatim dan piatu melalui program MAISKA yang mengelola dana infaq dan sedekah pekerja sebagai bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan.
Sebagai bagian dari kepedulian sosial di bulan suci, cabang Bengkulu juga membagikan makanan berbuka puasa kepada karyawan, Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), sopir, petugas keamanan, petugas kebersihan, serta para pemangku kepentingan di area pelabuhan. Pembagian dilakukan di area kantor dan operasional agar seluruh pihak yang tengah bertugas tetap dapat menikmati hidangan berbuka tepat waktu.
Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Bengkulu, Muhammad Chairon Yusuf, menyampaikan bahwa Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus kepedulian sosial.
“Melalui BOD Direction, kami mendapatkan arahan strategis yang jelas untuk mendukung pencapaian target perusahaan tahun 2026. Sementara itu, kegiatan berbagi dan penyaluran santunan menjadi bentuk komitmen kami untuk terus memberikan manfaat bagi insan pelabuhan dan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Melalui rangkaian kegiatan ini, PTP Nonpetikemas Cabang Bengkulu menegaskan komitmennya dalam menjaga kinerja operasional, mempererat sinergi dengan para pemangku kepentingan, serta menjalankan tanggung jawab sosial secara berkelanjutan guna mewujudkan layanan kepelabuhanan yang profesional dan berdaya saing.
