Cirebon, 24 Februari 2026 — Komitmen terhadap keselamatan kerja terus menjadi prioritas utama di lingkungan Pelabuhan Cirebon. PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Cirebon menegaskan hal tersebut melalui kegiatan evaluasi kinerja Perusahaan Bongkar Muat (PBM) yang dirangkaikan dengan pemberian apresiasi kepada PBM berprestasi, dengan penekanan pada aspek HSSE dan kepatuhan terhadapprosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Evaluasi dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan produktivitas operasional, ketepatan pelayanan, serta disiplin penerapan keselamatan kerja, termasuk penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan kepatuhan terhadap prosedur operasional di area pelabuhan. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan kerja yang tidak hanya produktif, tetapi juga aman bagi seluruh pekerja dan pengguna jasa.
Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Cirebon, Hari Priyatna, menegaskan bahwa keselamatan kerja merupakan fondasi utama keberlanjutan operasional pelabuhan.
“Produktivitas yang tinggi harus berjalan seiring dengan keselamatan kerja. Melalui evaluasi dan apresiasi ini, kami ingin menanamkan budaya bahwa setiap aktivitas operasional harus mengutamakan keselamatan sebagai tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Pada kegiatan tersebut, penghargaan diberikan kepada PBM dengan capaian Kinerja Curah Kering Terbaik, Kinerja General Cargo Terbaik, serta HSSE Terbaik selama periode evaluasi tahun 2025. Penghargaan HSSE menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun kesadaran bahwa keselamatan kerja bukan sekadar kepatuhan prosedur, melainkan bagian dari budaya kerja professional di pelabuhan.
Kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan kolaborasi antara pengelola pelabuhan, PBM, dan stakeholder dalam menciptakan ekosistem kerja yang aman, meminimalkan risiko operasional, serta memastikan keberlangsungan layanan bongkar muat yang andal dan berkelanjutan. Evaluasi kinerja berbasis keselamatan akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya peningkatan standar HSSE di Pelabuhan Cirebon.
PTP Nonpetikemas cabang Cirebon yang terletak di Cirebon melayani berbagai macam komoditi curah kering, curah cair, dan general cargo. Komoditi curah kering antara lain batubara, pasir, clinker, semen, dan gypsum. Komoditi curah cair antara lain CPO, biosolar, aspal. Sedangkan untuk general cargo, komoditi yang dihandle adalah heavy equipment, project cargo, pipa, dan sebagainya.
PTP Nonpetikemas Cabang Cirebon yang terletak diantara Jakarta dan Semarang menjadikan Pelabuhan ini sebagai penghunung logistik regional yang melayani aktivitas bongkar muat barang seperti, Batubara, Pasir Sillica, Gypsum, Jagung, RBD Olein, Aspal dan komoditi lainnya, serta memiliki dermaga dengan total panjang 1.130,8 M, Lapangan Penumpukan dengan luas 2,3 Ha, Gudang Peumpukan seluas 6.450 M2 dan didukung dengan alat bongkar muat yaitu 6 unit excavator, 3 unit wheel loader, 2 unit forklift dan 2 unit rampdoor.
